Titik 0 (Nol) Jogja

By | November 24, 2018
No ratings yet.

Sesiapa yang suka berkumpul dengan orang yang tersayang? Sekarang di kota Jogja terdapat persimpangan yang menjadi favorit para wisatawan dan anak-anak di luar wilayah yang belajar di Yogyakarta untuk berkumpul, namanya adalah Zero Point of Jogja Kilometers.

Walaupun hanya persimpangan, persimpangan Point 0 km ini bukan persimpangan biasa.

Karena di persimpangan ini dapat dikatakan sebagai titik tengah kota Yogyakarta karena lokasinya yang sebenarnya di depan Istana Yogyakarta sebagai pendiri daerah khusus ini.

Apa lagi yang ada di sebelah utara adalah pusat tarikan pelancong Yogyakarta, Jalan Malioboro, supaya jika anda bergaul di persimpangan Kilometer Zero Point, ternyata pusat Jogja sangat tenang.

Titik 0 Kilometer Yogyakarta memang menjadi tempat kegemaran para pelancong untuk menghabiskan masa, terutamanya pada waktu petang dan petang.

yang sentiasa penuh sesak dengan pelancong setiap hari hanya untuk berkumpul di banyak tempat yang disediakan di sekitar persimpangan.

Sesungguhnya tempat ini bukan salib pada umumnya, yang biasanya hanya terdiri daripada lampu isyarat dan kenderaan yang berhenti. Tetapi di Jogja Zero Point ini anda dapat mencari kawasan pejalan kaki yang cukup luas untuk menampung ribuan pelancong sepanjang hari.

Jalur pejalan kaki di kawasan Kilometer Zero Point di Jogja nampaknya tidak sesuai, kerana kawasan pejalan kaki telah menggunakan batu marmar sebagai pangkalan utama bagi pelancong untuk bertahan.

Dengan warna marmar abu-abu dan saiz persegi yang cukup besar untuk setiap kotak, menjadikan kawasan pejalan kaki Point 0 Jogja memberikan kesan yang anggun dan selesa hang out.

Sesungguhnya lokasinya yang sangat strategik, di antara bangunan-bangunan lama yang dibuat penjajah kolonial Belanda, mampu menonjolkan kawasan ini menjadi nuansa klasik eksotik.

Sekiranya anda berada di Jogja Zero Point dan menuju ke selatan, anda akan dapat melihat 3 bangunan Belanda yang cantik, iaitu Bangunan Bank Indonesia, Bangunan Pejabat Pos Indonesia dan Bangunan Bank Negara Indonesia yang menghadap jalan utama ke Dataran Utara Yogyakarta Kraton.

Sekiranya anda menatap pandangan anda ke arah yang bertentangan, iaitu utara, maka anda dapat melihat Jalan Malioboro sebagai sudut pandangan utama di sisi yang merupakan Istana Negara Republik Indonesia dan Fort Vendeburg yang kelihatan gemuk.

Dikelilingi oleh bekas bangunan Hindia Timur Kolonial, kawasan ini nampaknya dilihat di Belanda.

Tetapi lampu khas Jogja yang berwarna hijau dengan garis kuning menjadikan kawasan Jogja Kilometer Zero Point ini mengesahkan kawasan ini berada di kota Yogyakarta.

Terutama pada saat ini ada monumen batik yang tepat dibina di area 6 sisi barat 0 titik Jogja. Bingung, apa yang dimaksudkan dengan ‘kawasan 6 lampu titik 0’? Titiknya ialah Batik Point 0 Jogja yang dibina dengan membuat kaki lampu menjadi bentuk segi empat yang memiliki dimensi yang cukup besar.

Sekarang dalam 6 dimensi ini terdapat berbagai jenis batik khas Yogyakarta yang dipamerkan di depan wisatawan, untuk membuat wisatawan lebih memahami batik Jawa, khususnya Yogyakarta.

Read More : http://tasukeai.sakura.ne.jp/html/userinfo.php?uid=89437

Please rate this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *