Pantai Ratenggaro

By | December 20, 2018
No ratings yet.

Salah satunya pantai yang indah di Nusa Tenggara Timur ialah Pantai Ratenggaro. Pantai ini adalah kombinasi pada wisata alam serta budaya sebab di dekat pantai ada satu desa tradisionil bernama Kampung Ratenggaro dengan makam batu yang unik serta bersejarah pas di pantai. Pantai Ratenggaro mempunyai ombak besar dengan long roll, serta begitu pas buat mereka yang menyukai surfing. Sayangnya, tidak ada sarana untuk kegiatan yang melawan ini, keadaan yang demikian jadi pekerjaan besar buat pemerintah daerah. Pesona pantai bukan sekedar dari pantainya, akan tetapi pengunjung yang hadir ke Retanggaro dapat lihat kehancuran makam dari zaman megalitik, atau seputar 4.500 tahun yang kemarin.

Artikel Terkait : http://www.bbcactive.com/UserProfile/tabid/42/userId/243931/Default.aspx

Pantai Ratenggaro masih tetap alami serta begitu bersih. Garis pantai diikuti oleh pasir putih sampai air kristal. Nada air ombak dapat terdengar dari desa samping. Wisata Sumba Tiap-tiap malam, ada masyarakat lokal yang bertandang ke pantai. Jika Anda hadir ke pantai ini, atau melingkari Pulau Sumba, Anda dianjurkan menggunakan sepatu tertutup. Ini dibutuhkan untuk hindari Anda dari tetanus. Salah satunya kekhasan pantai ialah jika Ratenggaro terdapat pas di muara sungai dengan air biru.

Datang di Pantai Ratenggaro, kesan-kesan pertama ialah mengenai situasi etnik. Itu sebab Anda akan melalui banyak desa tradisionil. Jika Anda hadir kesana, Anda bukan sekedar nikmati pantainya, tetapi Anda dapat nikmati budaya yang mengagumkan. Pertama, Anda dapat menyempatkan diri untuk kagum pada keindahan pemandangan. Tour Sumba Air biru serta gelombang dahsyat jadi gabungan prima buat mereka yang menyukai alam serta selancar. Tetapi, Anda mesti jadi perenang profesional sebab ada palung dalam di sini. Sesudah Anda tuntas berenang atau bermain air, Anda mulai bisa menelusuri rumah tradisionil Ratenggaro. Mereka masih menjaga arsitektur aslinya. Terkadang, Anda akan dengar dari masyarakat desa jika ada keyakinan mengenai desa mereka. Anda tidak diijinkan seberangi muara sungai ke desa selanjutnya, Wainyapu, bernyanyi, serta bersiul. Semestinya Anda mesti patuhi undang-undang tidak tercatat ini sebab penduduknya sendiri begitu tegak patuhi ketentuan ini. Waktu Anda berjalan di seputar pantai, Anda akan lihat salah satunya kuburan setinggi 3 mtr.. Di Ratenggaro, Anda dapat lihat menara rumah dari dua desa, yakni Wainyapu serta Ratenggaro. Tidaklah heran bila orang menyebutkan desa-desa ini menjadi ‘Desa Seribu Tower’.

Please rate this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *