Nasi jinggo

By | November 29, 2018
No ratings yet.

Kurang komplet rasa-rasanya bila bertandang ke Bali serta belumlah mencicip lezatnya nasi jinggo. Ditambah lagi makanan ciri khas Bali ini harga nya murah dan meriah dengan perasaan yang tidak kalah dengan kuliner yang lain.Vs pertama menjelaskan jika nama ‘Jinggo’ datang dari bahasa China yang berarti Rp1.500, sama dengan harga nasi Jinggo pada awal pemasarannya sebelum krisis moneter. Vs ke-2 mengatakan jika asal nama ‘nasi Jinggo’ bermula jika dahulu nasi ini adalah nasi yang di jual di tepi jalan serta jadi target beberapa pengendara sepeda motor malam hari yang diketahui “jagoan”.

Mereka biasa singgah untuk mencari makan malam di tepi jalan. Vs ke-3 mengatakan nama jinggo datang dari judul film “Djanggo” yang popular pada saat itu.Menurut beberapa penjual, nasi jinggo pertama-tama di jual di Jalan Gajah Mada, Denpasar pada tahun 1980-an. Dalam tempat itu ada Pasar Kumbasari yang bekerja saat 24 jam. Beberapa orang di pasar yang bergadang serta butuh makanan pengganjal perut pada malam hari.

Baca Juga : Jelajahi Crystal Bay Nusa Penida Bali

Ada yang mengatakan jika penjual nasi jinggo pertama-tama ialah sepasang suami-istri yang berjualan dari sore sampai malam. Penyajian Nasi jinggo dibungkus dengan daun pisang. Nusa Penida Tour Dalamnya ialah nasi putih sekepalan tangan dengan lauk-pauk serta sambal. Nasi Jinggo yang enak umumnya diukur lewat perasaan sambalnya. Lauk-pauk yang dipakai umumnya ialah sambal goreng tempe, saur (serundeng), serta ayam suwir. Sekarang ini, lauk pauk di nasi jingo ikut dikreasikan, dari mulai daging sapi, mie goreng, serta telur. Rata-rata harga nasi jingo sekarang ini ialah Rp 5000 per bungkus. Masih murah dan meriah ya!

Please rate this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *